https://rajamakan.com/
5 Resto Bintang Michelin Termahal di Dunia, Harga Selangit!
5 Resto Bintang Michelin Termahal . Jika kamu mencari pengalaman kuliner paling mewah di dunia, maka daftar resto bintang Michelin termahal di dunia ini wajib masuk dalam incaran. Restoran-restoran ini tak hanya menyajikan hidangan berkualitas tinggi, tetapi juga memberikan sensasi makan yang tak terlupakan melalui pelayanan, suasana, dan teknologi canggih.
1. Sublimotion – Ibiza, Spanyol (Rp 30–40 Juta per Orang)
Chef Paco Roncero memadukan seni kuliner dengan teknologi futuristik. Pengunjung menikmati 20 hidangan sambil merasakan proyeksi visual, suara, dan aroma yang berubah seiring waktu. Karena keunikannya, restoran ini dikenal sebagai salah satu pengalaman makan paling inovatif di dunia.
2. Ultraviolet – Shanghai, Tiongkok (Rp 25–30 Juta per Orang)
Chef Paul Pairet menciptakan restoran dengan konsep multisensori ekstrem. Ia hanya melayani 10 tamu per sesi. Setiap hidangan muncul bersamaan dengan pencahayaan, suara, dan suhu ruangan yang berubah, sehingga menciptakan atmosfer berbeda untuk setiap sajian.
3. Kitcho Arashiyama – Kyoto, Jepang (Rp 20–25 Juta per Orang)
Chef Kunio Tokuoka menghadirkan pengalaman makan tradisional Jepang lewat menu kaiseki. Ia menggunakan bahan musiman terbaik dan menyajikannya dalam suasana tenang khas Kyoto. Para tamu menikmati hidangan sambil menyerap nilai-nilai budaya Jepang yang kental.
4. Masa – New York, Amerika Serikat (Rp 18–22 Juta per Orang)
Chef Masa Takayama meracik sushi eksklusif tanpa menu tetap. Ia menyajikan potongan demi potongan langsung kepada tamu, menjadikan setiap sesi makan terasa personal. Karena kualitas bahan dan keahlian yang luar biasa, restoran ini selalu penuh peminat.
5. Per Se – New York, Amerika Serikat (Rp 15–18 Juta per Orang)
Chef Thomas Keller menyusun menu tasting dengan bahan terbaik dunia. Ia menggabungkan teknik Prancis modern dan pelayanan sempurna. Selain itu, pemandangan Central Park menambah kemewahan dalam setiap momen makan.

baca juga : P Diddy Diputus Tak Bersalah dalam Kasus Perdagangan Seks
